Jangan meremehkan mata merah. Mata merah merupakan salah satu tanda adanya inflamasi/infeksi pada mata. Waspada bila mata anda merah, bisa saja sudah terjadi infeksi dalam bola mata. Infeksi bisa disebabkan bakteri, jamur, virus atau autoimun. Pada infeksi karena virus biasanya sensitifitas kornea menurun, sehingga penderita tidak merasa nyeri dan tidak waspada, dikira hanya iritasi saja, sedangkan pada infeksi bakteri keluhan penderita lebih berat.
Mata Merah Tidak Selalu Iritasi
April 8, 2010 pada 3:04 pm (Artikel Untuk Awam)
Tags: autoimun, bakteri, infeksi, inflamasi, jamur, mata merah, sensitifitas kornea, virus























sigit berkata,
Juni 28, 2010 pada 8:59 am
kenapa setiap bangun tidur,,mata saya merah bnget seperti darah.trus sy kasih tetes air mata baru ilang,,penyakit apa kah ini trus mata serasa membesar
Media Mata berkata,
Juli 2, 2010 pada 2:56 pm
Mata merah bisa disebabkan banyak hal, mata merah setelah bangun tidur bisa disebabkan sindroma mata kering. Obat yang diteteskan sebaiknya berupa tetes mata air mata buatan, jangan tetes mata antibiotika apalagi steroid. Untuk sindroma mata kering dapat digunakan terus-menerus dalam jumlah yang banyak tanpa efek samping yang membahayakan. Mata terasa membesar yang dirasakan apakah tampak menonjol atau membelalak atau subyektif yang ibu rasakan. Bila mata memang membesar perlu pemeriksaan lebih lanjut.
sigit berkata,
Juli 2, 2010 pada 8:49 pm
tetes mata air buatan itu yang seperti apa
Media Mata berkata,
Juli 8, 2010 pada 4:13 pm
Tetes air mata buatan / artificial tears adalah cairan yang komposisinya menyerupai air mata. Bisa digunakan berulang dan relatif aman untuk pemakaian jangka panjang.
suprananto berkata,
Juli 15, 2010 pada 11:14 am
Mata saya merah dan kering, saya gunakan cenfresh. Apakah mata kering dapat disembuhkan? Saya khawatir penggunaan cenfresh dlm jangka panjang dapat mengakibatkan komplikasi penyakit lain, tarima kasih
Media Mata berkata,
Juli 23, 2010 pada 1:48 pm
Mata kering / sindroma mata kering bisa disebabkan banyak hal,dan kebanyakan terapinya dengan artifisial tears. Cenfresh adalah salah satu artifisial tears. Pemakaian cenfresh jangka panjang tidak perlu dikhawatirkan efek samping yang membahayakan.
ipeh berkata,
Agustus 3, 2010 pada 2:49 pm
saya mau tanya, temen saya punya benjolan pada mata, dan setelah diperiksakan katanya alergi dengan makanan (tertentu). untuk mengatasi harus dilakukan operasi kecil, setelah di operasi masih tetap juga timbul dan timbul kembali. apakah memang tidak ada penyembuhan secara langsung maksud saya, sekali operasi dan selesai.
terima kasih
Media Mata berkata,
September 26, 2010 pada 11:01 am
Benjolan yang dioperasi sebaiknya dilakukan pemeriksaan histopatologi anatomi, karena benjolan yang menyerupai ‘timbil’ (istilah Jawa yang biasa disebut) bisa saja merupakan suatu keradangan, namun yang dikhawatirkan adalah keganasan terutama bila benjolan terjadi berulang.
bubun berkata,
Oktober 29, 2010 pada 10:26 am
Mata saya sebelah sedikit berwarna kekuningan,dan tidak jernih warnanya, tapi tidak keseluruhan,hanya bagian yg terlihat saja. karena takut, saya coba periksa lab untuk mengetahui apakah ada gangguan dengan fungsi hati/liver saya, ternyata hasilnya normal, apakah ini hanya iritasi? tapi kalaupun iritasi kenapa tidak hilang2? apakah ini penyakit? dan apakah harus mengkonsumsi obat tertentu?
Media Mata berkata,
November 2, 2010 pada 1:27 pm
Mata tidak tampak jernih bisa diakibatkan banyak faktor, diantaranya iritasi berulang atau penyakit lain. Untuk mengurangi keluhan dapat digunakan obat tetes air mata buatan (artificial tears). Bila belum membaik dapat dikonsultasikan ke dokter mata.
andi prast berkata,
Desember 10, 2010 pada 1:05 pm
mau tanya tentang mata
Istri saya tumbuh selaput daging tipis warna merah kelopak mata, letaknya disela2 kelopak mata dengan bola mata, jadi menyelimuti bila mata seolah2. mohon info dokter yang bisa menangani kasus ini karena rumah sakit besar dan khusus mata saya belum lihat kepastian apa penyekit mata istri saya awalnya naik motor trus sakit mata sudah cukup lama 2 tahun terakhir saran dokter di CT
Media Mata berkata,
Januari 21, 2011 pada 1:04 pm
Selaput pada mata istri bapak apakah mirip dengan gambar pterigium di blog ini? Bila mirip kemungkinan penyakitnya adalah pterigium. Pterigium dapat dibersihkan dengan operasi. Untuk lebih jelasnya bapak dapat mengirimkan foto ke alamat email kami : mediamata@gmail.com
devi berkata,
Februari 3, 2011 pada 5:34 pm
hai dokter…
sudah sering saya menggunakan softlens cylndr dan tiap tahun juga selalu ganti tepat waktu.
dari pertama saya tidak pernah ganti merk pembersih softlens, namun ketika merk itu habis saya jadi menggunakan pembersih yang lain. dan sejak saat itu mata saya jadi sering merah/iritasi. butuh lebih dari satu hari untuk normal kembali.
ketika iritasi, saya tidak merasakan sakit apapun sampai bebrapa orang memberitahu kalau mata saya merah atau baru terasa aneh ketika mata saya berair dan menjadi sakit ketika saya melepas softlens.
kira2 apa yang terjadi ya dok?
alivia berkata,
Februari 5, 2011 pada 6:54 pm
mata saya ada warna merah di bagian yang putihnya jika di obati dg obat tetes mata berkurang kadang juga hilang tapi sesekali muncul lagi warna merahnya, kejadian itu sudah berjalan 1 bulan, penyakit apakah ini?..terima kasih
fafa berkata,
Februari 12, 2011 pada 10:28 pm
Saya pengguna softlens,tpi akhir2 ini mata saya jadi tidak begitu nyaman.mata kanan saya diujungnya terdapat otot2 yg terlihat merah.kenapa ya dok?
Media Mata berkata,
Maret 3, 2011 pada 12:45 pm
Penggunaan softlens sebaiknya didahului dengan pemeriksaan kondisi mata maupun lapisan airmata (tear film) terlebih dahulu. Mata yang sehat dan produksi airmatanya normal relatif aman bila menggunakan softlens. Bila mata sering merah sebaiknya dihentikan dulu pemakaian softlens-nya dan diperiksa penyebab mata merahnya. Bila sudah sembuh tunggu sekitar 2 minggu sebelum menggunakannya kembali.
Media Mata berkata,
Maret 3, 2011 pada 1:09 pm
Mata merah bisa disebabkan karena gangguan lapisan airmata (tear film). Penggunaan tetes mata sebaiknya dipilih yang aman yaitu artificial tears (airmata buatan). Jangan menggunakan tetes mata yang mengandung steroid karena pada penggunaan jangka lama dapat mengakibatkan glaukoma (gangguan saraf mata).
Media Mata berkata,
Maret 3, 2011 pada 1:24 pm
Pemakaian softlens jangka lama bisa mengakibatkan gangguan penurunan sensitifitas kornea (hipoestesia). Itu sebabnya anda sering tidak merasakan sakit. Bila mata merah sebaiknya penggunaan softlens dihentikan sementara sampai sembuh. Cairan pembersih yang anda pakai sebelumnya sudah cocok ada baiknya memakai kembali cairan yang lama.
annatertawa berkata,
Maret 24, 2011 pada 7:21 pm
sedari kemarin mata kiri bagian kiri bola mata saya merah, hanya di bagian bawah. biasanya hanya beberapa saat sudah hilang. namun yg sekarang ini kok tidak hilang-hilang ya? saya sudah mencoba menetesi dengan tetes mata steril tapi sama saja. kenapa ya??
dealer pulsa berkata,
Maret 31, 2011 pada 9:56 am
thanks atas infonya, 2 hari ini mataku merah terus
Media Mata berkata,
April 7, 2011 pada 9:52 am
Mata merah bisa karena infeksi atau keradangan atau iritasi. Mata merah yang disertai sekret/getah mata biasanya merupakan suatu infeksi, segera obati dengan obat antibiotik tetes mata (dengan berkonsultasi ke dokter lebih dahulu). Namun bila hanya iritasi dapat diberikan tetes mata yang dijual bebas di apotek.
Media Mata berkata,
April 7, 2011 pada 10:03 am
Mata merah banyak penyebabnya, bisa karena iritasi, radang steril atau infeksi. Mata merah yang tidak bisa hilang dengan pengobatan biasa perlu diwaspadai penyebab yang lebih serius. Bila masih membandel lebih baik temui dokter mata.
Debby berkata,
Mei 3, 2011 pada 12:39 am
2 minggu yg lalu, saya habis pengobatan ke dokter mata karena mata kiri saya suka merah di sekitar korne setelah menggunakan lensa kontak (jd seperti membentuk lingkaran merah). setelah dipriksa, saya disuruh meneteskan obat Tobroson selama 2minggu. setelah sembuh, saya pakai lensa kontak lagi, tp bbrp minggu setelah itu gejalanya muncul kembali walau tidak separah dulu. saya harus bagaimana yah? apa perlu cek kembali ke dokter mata? krn kemarin saja 2x check up saya sudah menghabiskan uang yg tdk sedikit. hehe
galih berkata,
Mei 9, 2011 pada 9:38 am
mata kiri saya merah tapi hanya setengah di sudut dalam. kira2 apa penyebabnya??
riki antoni berkata,
Juli 19, 2011 pada 7:31 pm
dok aku mo nanya apakah selaput mata yang ada di mata bisa di obati ?
trus mata saya agak kuning apakah ini berbahaya ? di tungu jawaban nya
Media Mata berkata,
Juli 29, 2011 pada 12:43 pm
Selaput mata mungkin yang anda maksud adalah pterigium. Pterigium yang masih awal, belum perlu dioperasi. Ada indikasi kapan pterigium dapat dioperasi, diantaranya yaitu bila selaput melebihi 3mm masuk ke dalam kornea, selaput mengakibatkan astigmatisme/ anomali refraksi. Usia dapat juga menjadi pertimbangan. Bila usia masih muda, angka kekambuhannya tinggi.
Media Mata berkata,
Agustus 19, 2011 pada 1:12 pm
Pemakaian lensa kontak sebaiknya dicek normalitas air mata. Bila tidak normal, tidak disarankan pemakaian lensa kontak karena akan mengakibatkan seringnya iritasi.
Media Mata berkata,
Agustus 19, 2011 pada 1:43 pm
Normalnya sudut mata sebelah dalam (caruncula) memang berwarna lebih merah dibandingkan konjungtiva yang lebih putih. Bisa jadi tampak lebih merah bila ada iritasi. Anda dapat menemui dokter mata untuk memastikan penyakit anda.
quinxa berkata,
Agustus 19, 2011 pada 3:06 pm
dok,saya mau tnya mata kanan sya beberapa hari ini merah dan menjadi berpengaruh pada ukuran mata yg di sebelah kiri..apalagi ketika bangun tidur..namun tidak berasa perih..saya sudah menggunakan obat tetes mata namun tidak begitu memberi hasil..apakah ini hanya iritasi?bagaimana solusinya?terimakasih
Media Mata berkata,
Oktober 4, 2011 pada 3:19 pm
Dear Quinxa,
Mohon maaf kami belum sepenuhnya faham dengan keluhan anda. Jadi kami belum bisa memberikan komentar lebih lanjut, Terimakasih.
Rani berkata,
Agustus 23, 2012 pada 7:22 am
Dokk mata kanan kiri sayang terdapat benjolan seperti lendirr warnanya merah sudah sampai kebagian bola mata bisa dioperasi tidak yah
hisyam berkata,
Agustus 25, 2012 pada 7:20 am
Dok saya mau tanya, mata kanan saya merah sudah lebih dari 2 minggu, sudah diteteskan obat mata tetapi tidak hilang juga. Mata merah ini tidak terasa sakit ataupun perih. Ada solusi? Terimakasih.
Media Mata berkata,
Agustus 31, 2012 pada 1:33 pm
Dear Hisyam,
Mata merah bisa disebabkan berbagai faktor. Bisa karena dry eye, infeksi, keradangan, alergi, benda asing, dan lain-lain. Mohon maaf uraian anda kurang informatif. Apakah disertai keluhan lainnya seperti mata berair, keluar kotoran mata, dan informasi umur.
Media Mata berkata,
Agustus 31, 2012 pada 1:56 pm
Dear Rani,
Benjolan di sebelah mana? Di kelopak atau bola mata? Apa yang anda maksud seperti selaput/daging tumbuh di permukaan bola mata? Mohon informasinya lebih diperjelas.